Cerita Dewasa Asmara Ibu Dan Anak

NADA4D SITUS PALING GACOR 2022

Cerita Dewasa Asmara Ibu Dan Anak

Cerita Dewasa Asmara Ibu Dan Anak - Birahi Ibu Serta Anaknya Ibu Ambar berumur 47 tahun, tugasnya sebagai pekerja perusahaan asuransi di kota Jakarta. Performanya luar biasa sekali. Paras ayu karena dia merupakan orang peranakan ArabSundaJawa. Bodi badannya tinggi, montok serta berisi. Payudaranya besar, mengkal, walau lumayan turun mirip buah kelapa. Pinggangnya ramping dan semakin ke bawah pinggulnya menjadi membesar seperti gentong besar. Pantatnya bundar, besar, dan kuat mendangak seperti bebek yang megalmegol apabila dia jalan. Kakinya panjang elok seperti kaki belalang.

Betis lembut mulus berupa bulir padi yang berisi banyak bulubulu lembut yang kontras dengan warna kulitnya yang putih bersih. Pahanya tambah ke atas kian menjadi membesar dan bulu-bulu lembut itu juga semakin ke atas tambah terang menghiasnya. Gerakgeriknya halus keibuan dan tenang penuh kematangan. Suaranya merdu rada mendesah dan menarik. Suaminya yang memiliki nama Pak Widyo, berusia 53 tahun serta bekerja di perusahaan minyak asing. Dari perkawinan mereka, memiliki tiga orang anak. 2 orang anaknya wafat sebab kecelakaan mobil pada waktu mereka kecil, sementara itu masih hidup hanya Rudi yang udah berumur 18 tahun serta duduk di kursi SMU.

Hasrat buat punyai anak telah tak memungkinkannya kembali lantaran kandungan Bu Ambar udah diangkat sebab terdapatnya tanda-tanda kanker kandungan. Oleh karena itu perhatian mereka pada Rudi amatlah kelewatan. Semenjak kecil mereka selalu menganakemaskan Rudi dan penuhi seluruh permohonannya apa saja itu. Apabila Rudi masuk angin sedikit saja mereka dapat dibikinnya kalang kabut. Insiden dimulai di saat Pak Widyo pekerjaan mengevaluasi kebun minyak baru di laut lepas. Dalam rumah hanya ditunggu-tunggui oleh Bu Ambar, Rudi serta orang pembantu 1/2 baya Mbok Inah namanya.

Pada umumnya, waktu malam hari Rudi sedang belajar untuk hadapi Ebtanas pekan kedepan. Dia tengah repot bergelut dengan soalsoal latihan waktu ibunya tiba bawa makanan kecil buatnya sembari menenteng majalah. Rud, ini ada oleholeh dari Bogor siang tadi buat temani kamu belajar, kata ibunya sekalian menempatkannya di atas meja belajar Rudi. Kapan Ibu hadir, kok suara mobilnya tak terdengaran, bertanya Rudi sembari masih memelototi soalsoal susah di depannya. Barusan Rud, ini ibu telah gunakan busana mandi pengen mandi, jawab ibunya.

Sembari menanti air panasnya Ibu ingin membaca majalah dahulu di kamarmu, kait ibunya sekalian merebahkan diri di dipan yang membelakangi meja belajar Rudi. Ya, bisa saja tetapi jangan pernah ketiduran kelak malahan gak jadi mandi, timpal Rudi. Singkat kata Rudi lantas fokus kembali dengan belajarnya. Pada akhirnya sesudah nyaris 1 jam dia rasakan matanya mulai capek, dia memilih untuk tidur saja. Waktu Rudi bergeser dari kursinya dan mengubah tubuhnya, tatapannya terdiam pada figur badan montok yang teronggok di atas tempat tidurnya. Ternyata sebab sangat kecapekan, ibunya ketiduran. Status tidurnya tak karuan.

Cerita Dewasa Asmara Ibu Dan Anak

Tangannya terlentang sementara kakinya mengangkang lebar seperti orang yang lagi melahirkan. Busana mandi ibunya yang panjangnya selutut kelihatan terungkap maka dari itu paha putih mulus ibunya dapat tampak terang. Rudi kebingungan, apa mesti menghidupkan ibunya atau nikmati panorama elok serta jarang ini dahulu. Awal mulanya dia tak pernah mempunyai pikiran kotor kepada ibunya sendiri namun tidak tahu mengapa dan setan yang mana merasuki dianya sendiri hingga dia rasakan rangsangan saat memandang paha ibunya yang terungkap. Perlahan-lahan dipepetnya perbatasan dipan dengan hati berdebardebar.

Menjadi perhatian dengan saksama badan ibunya yang montok serta parasnya yang ayu keibuan dari ujung kaki hingga ujung kepala. Rudi sadari rupanya ibunya benar-benar elok serta menarik. Selanjutnya dengan tangan gemetar diberanikannya dirinya sendiri mengeluselus kaki ibunyna hingga ke paha. Demikian lembut, halus dan hangat kulit ibunya ia alami. Saat sentuh paha yang banyak bulubulu lembut, Rudi merasai kehangatan yang tambah berasa mengucur ke telapak tangannya. Kemaluannya jadi menegang keras serta membuat celananya berasa sesak serta ketat. Jantungnya semakin berdetak cepat di saat dia menyambung belaian tangannya kian jauh menjurus pangkal kaki masih yang ditutupi pakaian mandi ibunya.

Kulit tangannya merasai udara yang kian hangat dan lembab waktu tangannya kian jauh menggerayangi pangkal kaki ibunya yang bak belalang itu. Pergerakannya berhenti di saat dia berasa udah meraba bulubulu lembut yang lebat sekali serta sentuh gundukan daging yang demikian lunak dan hangat. Sejenak dia merabaraba gundukan daging lunak hangat itu. Selanjutnya dengan rasa ingin tahu dia singkapkan busana mandi ibunya ke atas. Hingga saat ini di muka matanya teronggok sisi selangkangan dan pinggul ibunya yang besar dan montok. Bulubulu lembut yang paling lebat kelihatan tumbuh di kitaran anus, kemaluan hingga perut sisi bawah. Demikian panjangpanjang serta lebatnya bulu-bulu kemaluan ibunya sampai kemaluan ibunya rada ditutupi.

Selanjutnya dengan tangannya dia sibakkan bulubulu kemaluan disekitaran kemaluan ibunya. Hingga saat ini kemaluan ibunya kelihatan terang tampak. Gundukan daging yang memanjang membujur di selangkangan nampak empuk dan menggunung memiliki warna cukup kegelapan. Kalau menjadi perhatian punyai bentuk serupa mulut monster berkerutkerut. Ini nyata yang bernama labium mayora (bibir besar) seperti pada atlas anatomi, batin Rudi. Dari sela atas bibir monster yang besarnya setempurung kelapa itu kelihatan mencolok keluara bulatan daging sebesar kacang tanah yang mempunyai warna kemerahmerahan.

Baca juga: Cerita Dewasa Asmara Ibu Dan Anak

Kalaupun ini jelas yang bernama kelentit, berpikir Rudi kembali sembari menyekausap benjolan lihat itu. Lantas jarinya dia gerakkan ke bawah sentuh lipatlipat daging yang memanjang yang serupa daging di kantong buah pelir lakilaki. Wah, nyatanya labium minora Ibu udah memble seperti ini, nyata lantaran sering digunakan Bapak dan buat melahirkan, batin Rudi. Hidungnya lalu disorongkan ke muka kemaluan sebesar mangkuk bakso itu. Sekalian membelaibelai bebuluan yang mengelilingi kemaluan ibunya itu, Rudi hiruphirup wewangian wangi unik kemaluan yang menusuk dari kemaluan ibunya itu. Gak senang dengan itu, dia menyambung dengan jilatan kesemua pojok selangkangan ibunya.

Maka saat ini kemaluan di hadapannya basah kuyup oleh air liurnya. Dijulurkannya panjangpanjang lidahnya mengarah klitorisk serta mengelitik sisi itu dengan ujung lidahnya. Sementara tangan satunya usaha membebaskan ikatan tali busana mandi, serta sesudah terlepas menyingkapkan busana itu maka dari itu saat ini badan montok ibunya lebih terbuka kembali. Muka Rudi hingga tenggelam semua dalam kemaluan ibunya yang besar sekali itu, waktu dengan gaungs dia tempelkan parasnya di atas kemaluan ibunya supaya lidahnya dapat masuk sela bibir monster itu. Upayanya gagal lantaran bibir itu terlampau tebal menggunung maka ujung lidahnya cuman dapat sapu sedikit ke saja dari sela bibir monster itu. Dia merasai gundukan daging itu sangatlah empuk, hangat serta lumayan lembab.

Dalam pada itu Bu Ambar tetap masih nyenyak dalam mimpinya serta tak mengetahui sedikitpun apa yang tengah dilakukan anak yang paling dikasihinya pada dianya sendiri. Kelihatannya dia betulbenar kepayahan sehabis sepanjang hari barusan pergi keluar kota mendatangi pesta pernikahan saudara jauhnya. Dengkurannya malahan tambah keras kedengar. Sembari selalu memasukkan parasnya ke kemaluan besar itu.

Waktu tangannya memijitmijit puting susu itu secara lembut, dia merasai payudara ibunya makin bertambah kuat terpenting pada sisi puting itu.  Gerakandenyutan di sela kemaluan ibunya  berasa oleh bibirnya. Dalam pada itu dalam tidurnya ibunya kelihatan bernapas dengan berat serta mengaduh perlahan-lahan seperti orang yang napas sesak. Memandang gestur muka ibunya yang seperti orang tengah orgasme dalam filmfilm porno yang sempat disaksikannya, Rudi tambah gaungs. Maka sekalian lidahnya mengilik klitoris ibunya, dia menusuknusukkan jemari tangannya ke sela kemaluan itu. Tambah ke rasanya tambah hangat, lembab dan lunak.

Ada pijitan pijitan halus dari lubang vagina ibunya yang bikin jemari tangannya seperti dijepitjepit. Lama-lama lubang itu tambah basah oleh cairan bening yang rada rekat, hingga waktu jemari tangannya diambil nampak basah kuyup. Ibunya sekarang kian keras mengeluh serta terengahengah dalam tidurnya. Ternyata dia rasakan kesenangan dalam mimpi, di saat kemaluan dan payudaranya jadikan barang mainan oleh anaknya. Pinggulnya mulai menggelianggeliat dan kakinya turut menyepaknendang kasur. Menyaksikan tingkah ibunya yang paling menarik itu, Rudi tanpa banyak memikir kembali lekas melepas kaos serta celananya. Hingga saat ini dia berdiri di muka badan bugil ibunya dengan kondisi bugil juga. 

NADA4D SITUS PALING GACOR 2022

Cerita Dewasa Asmara Ibu Dan Anak

Tubuhnya dilihat besar serta kekar dan penisnya keluar tangguh serta besar ke atas. Uraturat penis itu kelihatan beronjolan seperti ukir-pahatan yang melingkari penisnya yang memiliki ukuran panjang 20 cm serta diamerer tangkai 5 cm. Kepala penisnya yang sebesar bola tenis kelihatan kemerahmerahan dan mengacaukankangguk seperti sangat besar agar dapat ditopang oleh tangkai kemaluannya. Dia pengin menusukkan tangkai penisnya ke kemaluan ibunya, tetapi dia raguragu apa lubangnya barusan cukup. Dia saat ini menilai ujung penisnya dengan kemaluan ibunya yang sebesar mangkok bakso. Narasi Porno Birahi Ibu Dan Anak

Nampaknya dapat apabila dipaksanya, pikirnya selanjutnya.  Lantas dia naik ke atas tempat tidur serta menekuk kakinya antara kangkangan lebar kaki ibunya. Ditempelkannya ujung penisnya ke sela mulut monster yang hangat dan lunak itu. Dengan ditempatkan satu tangannya dia usaha menusukkankan penisnya ke dalam mulut vagina yang warna kemerahan sebelumnya setelah sela bibir itu dikuakkan lebarlebar dengan tangan satunya kembali. Mulut lubang peranakan ibunya berasa sempit sekali, tetapi lantaran ada lendir yang udah keluar barusan membuat lumayan licin. Dengan memajukan bokongnya kuatkuat, sejumlah kepala penisnya sukses masuk diapit mulut vagina yang tampak rapat itu. 

Rudi rasakan rada sedikit pegal di kepala penisnya lantaran capitan kuat muulut vagina. Sementara ibunya mulai menunjukkan kesadaran dari tidurnya. Saat sebelum ibunya betulbenar terbangun, Rudi utamakan kuatkuat pinggulnya menuju selangkangan ibunya sembari merebahkan diri di atas badan bugil ibunya. Kemaluannya dengan cara cepat menerobos masuk secara cepat ke lubang yang relatif sempit itu. Bunyi Prrtt.. tampak keras kedengar sewaktu penis besar Rudi menggesek permukaan lubang senggama ibunya. Bu Ambar lekas terbangun saat sadari badannya berasa berat ditindih badan besar dan kekar anaknya.

Saat itu kemaluannya  lumayan ngilu serta seperi ingin robek sebab dorongan paksakan benda bundar panjang yang yang besar sekali. Dia berasa selangkangannya seperti terbelah oleh benda hangat serta berdenyutdenyut itu. Perutnya lumayan mulas lantaran sikatan keras benda itu. Lubang peranakannya berasa pengen bobol sebab menampung secara paksakan benda besar yang berasa sampai masuk rahimnya itu. Saat diterimainya anaknya yang kerjakan ini seluruh terkagetlah Bu Ambar. Selekasnya usaha memajukan badan kekar anaknya yang dekap kuat di atas badannya yang tanpa baju kembali.

Kakinya menjejakjejak kasur dan pinggulnya dia goyanggoyangkan serta hentakhentakkan buat melepas kemaluannya dari benda sebesar knalpot motor. Tetapi Rudi kian terasa kesenangan dengan pergerakan merontaronta ibunya itu lantaran penisnya jadi turut tergoyangguncang dalam lubang peranakan. Dia rasakan lubang itu terasa hangat dan berdenyutdenyut memijit kemaluannya. Badan montok ibunya yang didekap kuat berasa hangat dan empuk.

Baca juga: Cerita Dewasa Asmara Ibu Dan Anak

Rud apa yang kamu melakukan pada Ibu, bebaskan, bebaskan..! teriak ibunya perlahan lantaran takut menghidupkan Mbok Inah sembari terus menggelinjanggeliatkan badan montoknya usaha membebaskan diri. Bu, Rudi pengin dikelonin seperti dahulu kembali, Rudi merengek-rengek sekalian tambah menghimpit badan polos ibunya. Rud. Ini gak bisa Rud. Saya kan ibumu, nak, kata ibunya yang sekarang sudah memulai melemahkan perlawanannya yang siasia. Tempatnya sudah memang kalah. Badannya udah ditelanjangi, didekap kuat dan kakinya mengangkang lebar sehinnga selangkangannya terkunci oleh benda besar irtu. Bu, Rudi intinya pengin dikelonin Ibu. Bila tak ingin memiliki arti Ibu gak sayang kembali sama Rudi.

Rudi ingin mencari pelacur saja di tepi jalan, sahut Rudi dengan suara keras. Gak boleh, Rudi gak bisa beginian dengan wanita nakal. Kelak jika mengenai penyakit kotor, Ibu yang berduka, kata ibunya perlahan sekalian menyeka rambut Rudi perlahan-lahan. Ya, telah lantaran sudah telanjur ini malam, Rudi Ibu kelonin. Namun tak boleh beritahukan Bapakmu, kelak dia dapat gerammarah, kait ibunya lambat sembari tersenyum penuh cinta kasih . Sehingga Rudi bisa, Bu. Terima ksih Ya, Bu. Rudi sangat sayang sama Ibu, kata Rudi sekalian mengecup pipi ibunya. Iya, Ibu  sangat sayang sama Rudi. Sebab itu Rudi bisa sesukanya kerjakan apa saja di Ibu.

Janji, ya Rud, kata ibunya. Iya Bu, Rudi  tidak ingin sama yang lainnya lantaran gak ada yang secantik dan sesayang Ibu, kata Rudi dengan mengendorkan pelukan kuatnya maka sekarang ibunya tak berasa sangat berat kembali mengendalikan beban badannya yang udah berat itu. Namun Rudi mesti melakukannya dengan lambat. Lantaran miliki Rudi begitu besar, tidak seperti rata-rata yang kerap Bapakmu masukan ke mempunyai ibu, kata Bu Ambar minta artian Rudi. Benar-benar bodi badan Rudi ikuti garis generasi Bu Ambar, tak seperti bapaknya yang pendek serta kecil.

Telah, saat ini miliki Rudi digerakkan pelanpelan naikturun. Tetapi lambat ya Rud! perintah ibunya halus di Rudi sekalian membelaibelai rambut anaknya penuh kasih-sayang. Saat ini Rudi mulai menggerakgerakkan penisnya naikturun perlahan-lahan di lubang sempit yang hangat itu. Lubang itu berdenyutdenyut, seperti akan melumat kemaluannya. Rasanya sangatlah nikmat. Saat ini mulutnya dia dekatkan ke dalam mulut ibunya. Mereka lantas berciuman mesra sekali, sama-sama menggigit bibir, berukar ludah serta memainkan lidah di mulut yang lainnya. Tangan Rudi mulai menggerayangi payudara putih mulus yang udah mengeras semakin bertambah lihat itu. Diremasremasnya perlahan-lahan, sembari terkadang dipiojitpijitnya sisi puting susu tang udah keluar ke atas.

Tangan Bu Ambar membelaibelai kepala anaknya secara lembut. Pinggulnya yang besar dia goyanggoyangkan supaya anaknya rasakan kepuasan di selangkangannya. Sementara vaginanya mulai berlendir kembali serta gesekan alat kelamin ibu dan anak itu mengakibatkan bunyi yang seretseret basah. Prrtt.. prrtt.. prrtt.. ssrrtt.. srrtt.. srrtt.. pprtt.. prrtt.. Penis besar anaknya memanglah berasa sekali, bikin kemaluannya seperti akan robek. Vaginanya jadi membesar besar kemerahmerahan seperti anyar melahirkan. Bikin syarafsyaraf dalam lubang senggamanya jadi sangatlah sensirif kepada sikatan kepala penis anaknya.

NADA4D SITUS PALING GACOR 2022

Cerita Dewasa Asmara Ibu Dan Anak - Sikatan kepala penis itu berasa ingin memisah sisi selangkangannya. Belum pula uraturat besar seperti cacing yang mencolok di kitaran tangkai kemaluan anaknya membuat Bu Ambar merasai nikmat. Walau rada pegal serta ngilu namun rasa nikmat di kemaluannya bertambah besar. Dia rasakan seperti di saat malam pertama. Lumayan sakit tetapi nikmat. Lendirnya sekarang semakin bertambah keluar banjiri kemaluannya, karena rangsangan luar biasa di Bu Ambar. Di saat Rudi mencelupkan seluruhnya tangkai kemaluannya, Bu Ambar rasakan seperti benda besar serta hangat berdenyutdenyut itu masuk ke rahimnya. Perutnya sekarang bisa sesuaikan diri tak mulas kembali di saat pertama barusan anaknya menyikatnyodokkan penisnya dengan keras.

Bu Ambar sekarang mulai tuju pucuk orgasme. Vaginanya mulai menjepitjepit dengan kuat penis anaknya. Kakinya diangkatnya menjepit kuat pinggang anaknya dan tangannya menjambakjambak rambur Aanaknya. Dengan sejumlah hentakan keras pinggulnya, muncratlah air maninya dalam lubang kemaluannya sirami dan menyirami kemaluan anaknya. Kemudian Bu Ambar terkulai lemas di bawah badan berat anaknya. Kakinya mengangkang lebar kembali pasrah terima tusukantusukan kemaluan Rudi yang lebih cepat. Tangannya menelentang, memamerkan bulu-bulu ketiaknya yang tumbuh subur lebat dan panjang. Mengenal hal tersebut Rudi membebaskan kulumannya di mulut ibunya biar dia dapat bernafas lega.

Bu Ambar mulai rasakan pegal kembali di kemaluannya lantaran pergerakan anaknya yang semakin bertambah liar serta kasar. Badannya turut tergoyangguncang waktu Rudi menghentakhentakkan pinggulnya dengan keras serta cepat. Plok.. plokk.. ploll.. plookk.. crrpp.. crrpp.. crrpp.. srrpp.. srrpp.. Bunyi keras kedengar dari persenggamaan ibu anak itu. Rud perlahan, Rud..! desis ibunya sembari meringis kesakitan. Kemaluannya berasa ngilu serta pinggulnya pegal lantaran agresivitas anaknya yang seperti kuda liar. Rudi yang rasakan dalam selangkangannya mulai terkumpul bom yang pengin meletus tak sadari ibunya telah kebingungan, justru lagi memercepat pergerakannya. Bu Ambar cuma dapat pasrah biarkan dirinya sendiri ditangani semacam itu.

Dia tak mau mengacaukan kesenangan anaknya. Buatnya yang lebih bernilai hanya dapat memberinya tempat pendistribusian kepentingan biologis yang nyaman serta aman buat anak yang dicintainya. Kakinya menjejakjejak kasur serta pinggulnya yang besar disentaksentakkannya perlahan-lahan buat menyeimbangi rasa ngilu dan pegal. Napasnya mendesahdesah seperti orang kepanasan habis makan cabe serta tangannya menjambak rambut anaknya. Sekarang Rudi telah sampai orgasme. Dipagutnya leher level ibunya serta ditegaskannya tubuhnya kuatkuat sembari menghentakkan pinggulnya keras berkalikali bikin badan ibunya turut tergerak.

Muncratlah air mani dari penisnya menyirami kandung serta kemaluan ibunya. Sebab banyak sampaisampai ada yang keluar membasahi permukaan sprei. Sementara Bu Ambar merasai tulangtulang di wilayah pinggulnya seperti rontok, karena sikatan mempunyai tenaga dari anaknya. Namun dia berbahagia sebab anaknya dapat mendapati kepuasan dari badannya yang sebetulnya telah tua. Rudi pada akhirnya terbaring lemas di atas badan ibunya dengan keringat bercucur membasahi badan ke-2 nya. Dikecupnya halus bibir ibunya. Bu, terima kasih, yaa. Rudi sangat sayang dengan Ibu, bisik Rudi terengahengah atur napasnya kembali. Ibu , sayang, desah Bu Ambar perlahan sekalian membelai rambut anak semata-mata wayangnya..

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama